Spitze Studium Indonesia
About Us > Spitze Studium Indonesia
Tim di Indonesia akan bertanggung jawab terhadap semua pengurusan mulai dari persiapan bahasa Jerman, birokrasi (kelengkapan surat – surat yang dibutuhkan sebagai calon mahasiswa/i) , hingga penempatan siswa di Jerman.
Dipl. Inf. Heruwanli Sutiono
Dengan berbekal semangat dan kemauan, Alumni Colose Canisius lulusan 1994 ini, melanjutkan kuliahnya
di Jerman. Menyelesaikan program Studienkolleg di Fachhochschule Gießen tahun 1995 – 1996. Lalu memilih
Frankfurt am Main sebagai kota tujuan studi. Menyelesaikan program yang diambilnya, dengan gelar Dipl.
Informatik pada tahun 2002. Tak cukup hanya sampai di situ, ia juga mengambil gelar Master Informatik
di FH Darmstadt hingga 2003 dan kemudian mendapat tawaran kerja dari perusahaan IT di Jerman.
Thomas Agung Jonathan M.A.L.D.
Menyelesaikan program Bachelornya di Universitas Trisakti jurusan Arsitektur pada tahun 2002. Kemudian di
tahun 2000 mewakili Universitas Trisakti dalam acara International Workshop di Jerman yang diikuti oleh
TU Darmstadt (Universitas Teknik Darmstadt), dan salah satu Universitas dari Mexico. Dengan berbekal pengetahuan
dan pengalaman tersebut pada periode 2003-2006 menjadi mahasiswa pertukaran dalam Program Dipl. Ing. di TUD
(Univeristas Teknik Darmstadt). Lalu pada periode 2006 - 2008 gelar Master Architectural Lighting Design
berhasil diraihnya di Hochschule Wismar. Hal ini pula yang membawanya untuk kemudian bekerja di sebuah
Lighting Consultant Singapore sebagai Lighting Designer. Lalu pada tahun 2009 ditugaskan di Indonesia.
Dengan pengalaman yang pernah ia rasakan selama studi di Jerman, bersama rekannya yang lain ia pun tergerak
untuk membantu siapa saja yang hendak melanjutkan studi ke Jerman.
Dipl.Ing.Erick Teguh Leksono S.T.
Walaupun informasi mengenai studi di Jerman pada masa itu tergolong sedikit, tak membuat surut kemauan dari
alumni SMAN 78 ini untuk meneruskan program Master di Jerman. Setelah berhasil menyelesaikan S1 di Trisakti
jurusan arsitek dari tahun 1997 – 2001. Kemudian dari tahun 2002 hingga 2007 menyelesaikan kuliah nya di TU
(Technische Universität) Darmstadt. Di awal tahun 2007 salah satu perusahaan di Singapura memanggilnya untuk
bekerja di sana. Sampai akhir 2008 di Singapura, hingga ia memutuskan untuk kembalike Indonesia. Dengan tidak
meninggalkan latar belakang Arsitek nya, kembali ke tanah air untuk menerapkan idealisme membantu siapa saja yang ingin kuliah di Jerman.
Agus Putranda
Setelah memiliki semua kelengkapan yang diminta oleh pemerintah Jerman untuk dapat kuliah di sana, pada tahun
2001 ia berangkat menuju Kaiserslautern, sebuah kota di selatan Jerman. Selama 2 semester mengikuti program
Studienkolleg di sana, dan diselesaikannya pada tahun 2002. Kemudian di tahun yang sama, Fachhochschule Frankfurt
am Main menjadi kota tujuan studi berikutnya di bidang ekonomi. Mengambil jurusan Wirtschaftsinformatik dari
tahun 2002 hingga 2006. Sekembalinnya ke tanah air, selain aktif di bidang yg di pelajarinya di Jerman,
ia turut mendukung kegiatan Spitze Studium serta meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman dengan teman–teman
yang ingin kuliah di Jerman.
Mahasiswa Asing Di Jerman
Frankfurt am Main, sebagian besar mahasiswa asing di Jerman adalah berasal dari Asia, tepat China.lanjut
Pangudi Luhur Career Day
Jakarta, Acara yang di mulai pada pukul 08.00 hari Sabtu tanggal 4 Oktober ini,lanjut
| Study Consultation |
|---|
|
|