5 Hal yang harus disiapkan Perawat untuk berkarir ke Jerman

  • Beitrags-Autor:
  • Beitrags-Kategorie:Blog
  • Beitrags-Kommentare:0 Kommentare
5 Hal yang harus disiapkan Perawat untuk berkarir ke Jerman

Sejak akhir 2020, otoritas berwenang pemerintah Jerman telah dengan jelas menyampaikan kekurangan tenaga kesehatan khususnya profesi Perawat. Untuk mengatasi kekurangan tenaga perawat tersebut, telah dilakukan banyak perubahan aturan oleh otoritas pemerintah Jerman dengan tujuan untuk mempermudah proses masuk dan bekerja di Jerman bagi lulusan keperawatan dari seluruh dunia (termasuk Indonesia).Berikut adalah 5 Hal yang harus disiapkan Perawat untuk berkarir ke Jerman

Baca Juga : Perbedaan Gaji perawat Indonesia VS Jerman

Mari kita pahami hal hal penting dalam persiapan untuk Perawat berkarir ke Jerman.

1. Kemampuan Bahasa Jerman (Minimal B1 atau B2)

  • Ini adalah syarat utama. Untuk bekerja sebagai perawat di Jerman, kamu harus menguasai bahasa Jerman dengan baik.
  • Umumnya, minimal sertifikat B1 (Goethe/Telc/ÖSD) untuk memulai proses adaptasi, dan B2 untuk bekerja penuh.
  • Ikuti kursus bahasa dari lembaga terpercaya, baik di Indonesia maupun langsung di Jerman.

2. Pengakuan Ijazah (Anerkennung)

  • Ijazah keperawatan dari Indonesia perlu diakui agar setara dengan kualifikasi perawat di Jerman.
  • Dokumen yang dibutuhkan: ijazah, transkrip nilai, surat pengalaman kerja (jika ada), dan diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman oleh penerjemah tersumpah.
  • Proses ini dilakukan melalui otoritas kesehatan negara bagian (Gesundheitsamt) di Jerman.

3. Kontrak Kerja

  • Cari rumah sakit atau institusi di Jerman yang membuka lowongan untuk perawat asing.
  • Banyak program perekrutan perawat internasional yang disponsori oleh rumah sakit atau agen resmi, termasuk bantuan proses visa dan adaptasi.

4. Visa Kerja (Arbeitsvisum)

  • Setelah mendapatkan kontrak kerja dan sertifikat bahasa, kamu bisa mengajukan visa kerja ke Kedutaan Besar Jerman.
  • Persyaratan visa antara lain: paspor, bukti tempat tinggal, kontrak kerja, asuransi kesehatan, dan bukti kemampuan bahasa.

5. Mental dan Kesiapan Adaptasi Budaya

  • Budaya kerja dan gaya hidup di Jerman sangat berbeda. Disiplin waktu, sistem kesehatan, dan cara komunikasi mungkin terasa asing di awal.
  • Perlu kesiapan mental untuk hidup mandiri, jauh dari keluarga, dan menghadapi tantangan baru.

Melalui SPITZE STUDIUM, lulusan keperawatan di Indonesia dapat dengan mudah menyiapkan 5 Hal yang harus disiapkan Perawat untuk berkarir ke Jerman di atas. Jadi, bila kamu lulusan Keperawatan dan ingin berkarir ke Jerman bisa segera hubungi SPITZE STUDIUM untuk info lebih lanjut.

No Thumbnail Found

Apa saja tes masuk Studienkolleg?

Studienkolleg adalah program penyetaraan akademik yang wajib diikuti sebelum masuk Universitas di Jerman. Studienkolleg bertujuan agar pelajar asing memiliki level…

Schreibe einen Kommentar