
Secara umum, di Jerman, perguruan tinggi negeri tidak mengenakan biaya kuliah (tuition fee) untuk mahasiswa internasional, termasuk yang berasal dari negara-negara non-Uni Eropa.Berikut ini adalah Wilayah di Jerman yang Menerapkan Tuition Fee untuk Mahasiswa Internasional
Baca Juga: Kursus Bahasa Jerman di Jakarta dan Tangerang
1. Baden-Württemberg
Sejak musim gugur tahun 2017, negara bagian Baden-Württemberg memberlakukan biaya kuliah sebesar €1.500 per semester untuk mahasiswa Internasional non-EU yang menempuh studi di Universitas Negeri. Kebijakan ini berlaku di seluruh institusi pendidikan tinggi negeri di wilayah tersebut. Negara bagian ini berencana untuk menghapus biaya sebesar €1.500 per semester atau €3.000 per tahun setelah terjadi penurunan jumlah pendaftar.
Universitas yang terdampak adalah semua universitas negeri di wilayah ini, seperti:
• Universität Stuttgart
• Universität Heidelberg
• Karlsruhe Institute of Technology (KIT)
• Universität Mannheim
2. Sachsen (Saxony)
Di negara bagian Sachsen, universitas memiliki kebebasan untuk menetapkan biaya kuliah bagi mahasiswa internasional non-EU. Namun hingga kini, sangat sedikit universitas yang memilih untuk menerapkan kebijakan tersebut. Sebagian besar belum mengimplementasikan biaya kuliah aktif. Universitas seperti TU Dresden dan Leipzig University saat ini masih gratis untuk mahasiswa Internasional.
HMT Leipzig adalah satu-satunya universitas di Sachsen yang telah memberlakukan biaya kuliah khusus untuk mahasiswa non-EU. Mulai September 2023, biaya kuliah dinaikkan dari €220 menjadi €3.600 per tahun. Kebijakan ini merupakan langkah awal yang dapat menjadi contoh bagi universitas lain di Jerman.
3. Bayern
Universitas di München (Munich), khususnya Technical University of Munich (TUM), sudah mulai menerapkan biaya kuliah (tuition fee) untuk mahasiswa Internasional non-EU. Mahasiswa dari negara non-Uni Eropa (termasuk Indonesia) dikenakan biaya antara €2.000 – €3.000 per semester, tergantung program studi dan fakultasnya. Biaya ini belum termasuk biaya semester reguler (biaya yang dibayarkan kepada organisasi kemahasiswaan, tiket transportasi, dll) yang biasanya sekitar €140–150 per semester.
TUM menyatakan bahwa biaya tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kondisi studi, mengembangkan kemampuan pengajaran, memperluas layanan bimbingan dan dukungan, serta meningkatkan infrastruktur mahasiswa. Mahasiswa penyandang disabilitas dan pencari suaka juga akan dibebaskan dari biaya tersebut. Perwakilan mahasiswa di Senat dan Dewan Universitas TUM telah berpendapat bahwa universitas seharusnya fokus pada mendukung mahasiswa berbakat. Mereka juga mengatakan bahwa mahasiswa tidak seharusnya bergantung pada pendapatan orang tua mereka terlepas dari latar belakang mereka.
Kebijakan ini berlaku untuk mahasiswa baru non-EU mulai Winter Semester 2024/2025 dan mahasiswa yang sudah terdaftar sebelumnya biasanya tidak langsung terdampak, tapi bisa tergantung kebijakan fakultas. Kebijakan ini diambil oleh pemerintah negara bagian Bayern (Bavaria) yang mulai memperbolehkan universitas negeri memungut biaya kuliah dari mahasiswa non-EU. TUM adalah salah satu yang pertama mengadopsi kebijakan ini secara aktif.
Kalau kamu tertarik kuliah di München tapi ingin menghindari biaya kuliah tinggi, bisa pertimbangkan universitas lain di München seperti LMU Munich (Ludwig-Maximilians-Universität) hingga saat ini belum ada pengumuman resmi tentang tuition fee, meskipun bisa berubah. Universitas di negara bagian lain yang masih gratis untuk non-EU, seperti di Berlin, Hessen, Thüringen atau NRW. Jika kamu sedang mencari universitas negeri di Jerman yang masih menawarkan kuliah gratis untuk mahasiswa non-Uni Eropa, kami siap membantu mencarikan daftar universitas tersebut. Konsultasikan kebutuhan studimu bersama Spitze Studium!
Jadi itu lah beberapa Wilayah di Jerman yang Menerapkan Tuition Fee untuk Mahasiswa Internasional
https://thepienews.com/tu-munchen-to-bring-in-international-fees-for-non-eu/

Apa saja tes masuk Studienkolleg?
Studienkolleg adalah program penyetaraan akademik yang wajib diikuti sebelum masuk Universitas di Jerman. Studienkolleg bertujuan agar pelajar asing memiliki level…

Perbandingan Gaji Perawat di Jerman dan Indonesia
Perbandingan Gaji Perawat di Jerman dan IndonesiaDalam beberapa tahun terakhir, Jerman menjadi salah satu negara tujuan utama bagi tenaga kesehatan…

Mitos vs Fakta Ujian Sertifikat ÖSD
Mitos vs Fakta Ujian Sertifikat ÖSD. Buat kamu yang sedang mempersiapkan diri untuk studi, kerja ataupun ikut program lainnya ke…

Calon Azubi: Ini Ujian Ausbildung yang Wajib Kamu Tahu
Calon Azubi: Ini Ujian Ausbildung yang Wajib Kamu Tahu. Ausbildung di Jerman tidak hanya berfokus pada sistem kerja sambil belajar….

Panduan Proses Anerkennung Untuk Perawat Indonesia di Jerman
Panduan Proses Anerkennung Untuk Perawat Indonesia di Jerman Bekerja sebagai perawat di Jerman menjadi impian banyak tenaga kesehatan asal Indonesia….

Jenis-Jenis Hari Libur di Jerman yang Wajib Kamu Ketahui
Jenis-Jenis Hari Libur di Jerman yang Wajib Kamu Ketahui Jika kamu berencana tinggal di Jerman, baik untuk bekerja maupun belajar,…

Jenis Kampus di Jerman Yang Menyediakan Jurusan Musik
Jenis Kampus di Jerman Yang Menyediakan Jurusan Musik Kuliah di Jerman tidak hanya dikenal dengan jurusan teknik saja. Faktanya, ada…
